Mp3 Keselamatan #10: Keselamatan Yang Dinyatakan Dalam Ketiga Hari Raya Utama Yahudi
- Sihol Christian Robirosa

- Jul 18
- 1 min read
Updated: Jul 23

Seluruh Alkitab hanya memiliki satu fokus saja: karya penyelamatan Allah dalam sejarah manusia, mulai Penciptaan sampai Akhir Zaman. Perjanjian Lama fokusnya kepada sejarah penciptaan manusia, kejatuhannya ke dalam dosa dan janji Allah tentang penebusan yg dinyatakan dalam seluruh ritual pengorbanan kurban hewan mulai dari Adam, Habel, Set, Nuh, Abraham, Eksodus, sampai Tabernakel, dan Perjanjian Baru fokusnya kepada Penggenapan janji Allah itu dengan memberikan Kurban Penebus Dosa yang sesungguhnya di Golgota sekitar 2000 tahun yang lalu.
Sesi yang lalu kita sudah membahas tentang arti tipologi yg dinyatakan oleh Tabernakel, baik bangunannya, peralatannya dan ritualnya. Semua menunjuk kepada Kristus dan karya penebusan-Nya.
Secara khusus, tutup tabut perjanjian yg juga disebut "tutup pendamaian" (Yun.: hilasterion), dimana tuntutan hukuman dosa manusia ditutup oleh percikan darah kurban penebus dosa, adalah tipologi dari karya karya penebusan Kristus yang darah-Nya meluputkan kita dari hukuman maut kekal. Karena itu Paulus memakai kata "hilasterion (tutup pendamaian)" dengan arti Kristus sendiri:
"Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian ("hilasterion" = tutup pendamaian) karena iman, dalam darah-Nya." (Rom. 3:25)
Dalam sesi kali ini kita membahas tentang tipologi karya Kristus dalam ketiga Hari Raya Utama bangsa Yahudi yg ditetapkan Allah. Ketiga Hari Raya Utama ini disebut Tiga Hari Raya Ziarah (Shalosh Regalim (Ibrani: שלוש רgלים) yg mewajibkan pria Yahudi untuk merayakannya di Yerusalem. Ketiga Hari Raya wajib ini juga merupakan tipologi dari milestones (tititk-titik penting) dari karya penyelamatan Allah.
Dengarkan penjelasannya langsung dgn mengunduh Mp3 nya:
Jangan lupa untuk membagikan Mp3 ini kepada keluarga, teman, kolega dan jemaat Anda.
Maranatha!




Comments