Mp3 Keselamatan #04: Akibat Kejatuhan - Total Depravity
- Sihol Christian Robirosa

- Jul 2
- 2 min read

Setelah manusia pertama jatuh ke dalam dosa, maka dosa telah merasuk dalam ke seluruh pelosok jiwa manusia. Yang dulunya manusia diciptakan dengan sempurna sesuai dengan "gambar dan rupa" Allah (sebagai cerminan Allah dengan atribut-atribut moral-Nya, yatu Kebaikan/Kasih, Kebenaran, dan Kekudusan), setelah manusia berdosa, maka gambar itu rusak. Manusia telah "kehilangan kemuliaan Allah" (Rom. 3:23)
Akibatnya kejahatan manusia semakin lama semakin tebal. Mulai dari Kain yg membunuh adiknya karena iri, lalu keturunan kelimanya, Lamekh yang juga bapa dari poligami, membunuh orang karena gengsi, bahkan membanggakan "prestasi" keganasannya. Artinya, inilah nenek moyang dari mereka yang merasa tidak bersalah karena telah membunuh orang, dengan dalih apapun.
Kejahatan itu semakin tebal dan memuncak yang dicatat dalam Kitab Kejadian pasal 6, dimana "anak-anak Allah" kawin campur dengan manusia keturunan Kain, sehingga menghasilkan manusia-manusia yang gagah perkasa. Manusia-manusia yang hebat dalam pertempuran dan pembunuhan yang menghasilkan kebudayaan manusia menjadi sangat jahat sehingga Allah memutuskan untuk memusnahkan manusia dengan air bah, kecuali Nuh dan keluarganya.
Kejahatan manusia begitu dahsyatnya sehingga Alkitab menulis:
Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,
maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. (Kej. 6:5-6)
Perhatikan kata-kata yg ditebalkan dalam ayat tersebut. Manusia telah melakukan kejahatan yang BESAR (serius, bukan sepele) dimata Tuhan yang Kudus & Benar. Perhatikan juda kata-kata "segala", "selalu" dan "membuahkan": "Segala" (berarti SEMUA, tidak ada yg lain kecuali kejahatan), "Selalu" (berarti disetiap waktu, tidak ada waktu utk yg lain kecuali utk kejahatan), "membuahkan" (berarti kejahatannya dimanifestasikan kedalam perbuatan, bukan sekedar di pikiran saja).
Akibat dosa, seluruh keberadaan manusia (pikiran, perasaan, kehendak, dan tindakan) telah tercemar dengan kejahatan. Ini yang disebut dengan "Total Depravity" (Kerusakan Total) manusia. Konsep ini tidak menjelaskan kedalaman atau kepekatan kejahatan manusia (karena dosa sekecil apapun dihadapan Tuhan, tetap merupakan kejahatan besar karena melanggar kekudusan-Nya), tetapi konsep ini menjelaskan tentang penetrasi dosa: bahwa dosa telah menguasai seluruh keberadaan manusia, sehingga seluruh manusia dikatakan telah menjadi HAMBA DOSA, seperti yg tuhan sendiri katakan (Yoh. 8:34).
Banyak lagi penjelasan tentang hal ini dalam Mp3 kita. Langsung saja download dan dengarkan:
Pastikan utk membagikan mp3 ini ke saudara, teman, kolega dan jemaat Anda.
Tetap semangat & Maranatha!




Comments